SEJARAH

SEJARAH SINGKAT FAKULTAS TEKNIK UNLAM

Fakultas Teknik Universitas Lambung Mangkurat (Unlam) didirikan pada tahun 1965. Fakultas Teknik merupakan Fakultas ke-7 yang didirikan di Unlam setelah Fakultas Hukum (1960), Fakultas Ekonomi (1960), Fakultas Sosial (1960), Fakultas Pertanian (1961), Fakultas Perikanan (1964), dan Fakultas Kehutanan (1964). Pada saat Fakultas Teknik didirikan, Unlam sudah menjadi Universitas Negeri yang memiliki 2 lokasi, yaitu Banjarmasin dan Banjarbaru. Fakultas Teknik dibentuk pertama kali di Banjarbaru.

Fakultas Teknik Unlam berdiri berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia dengan Nomor 296/65 tanggal 27 Desember 1965, dan disempurnakan berdasarkan Surat Keputusan Nomor 75/Bikuk/1966 tanggal 25 Juli 1966. Jurusan yang pertama kali dibentuk di Fakultas ini adalah Jurusan Teknik Sipil.

Sejak tahun 1968 sampai tahun 1983, proses pendidikan di Fakultas Teknik Unlam, khususnya pada tingkat Sarjana Muda (DIII) dan tingkat Sarjana (S1), dilaksanakan berdasarkan kerjasama dengan Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta dengan cara berafiliasi. Hal ini dikarenakan Fakultas Teknik Unlam pada saat itu memiliki keterbatasan sumber daya manusia. Proses afiliasi ini mensyaratkan mahasiswa yang kuliah di Fakultas Teknik Unlam untuk menjadi tenaga pengajar di Fakultas ini setelah menyelesaikan pendidikannya di tingkat sarjana.

Dalam perkembangannya, Fakultas Teknik Unlam memiliki 2 buah gedung (kampus) yang terletak di Kota Banjarmasin (tahun 1985) dan di Kota Banjarbaru (tahun 1996).

Pada tahun 1999, Fakultas Teknik Unlam mengembangkan diri dengan membentuk Program Studi (PS) Baru, yaitu Program Studi Teknik Arsitektur yang dibentuk di Banjarmasin dan kemudian pindah ke Banjarbaru. Sedangkan, Program Studi Teknik Sipil tetap berada di lokasi Banjarbaru, demikian juga dengan program studi lainnya. Pada tahun 1999 juga dibentuk Program Diploma II (D-2) Teknik Pertambangan sebagai cikal bakal Program Studi S1 Teknik Pertambangan.

Selain mengembangkan Program Studi di atas, Fakultas Teknik juga berperan dalam pengelolaan dan pendirian Fakultas MIPA, dimana dengan keluarnya surat keputusan Dirjen Dikti tentang pembukaan 4 Program Studi  S1 Matematika, S1 Biologi, S1 Kimia dan Keputusan Rektor tentang pembukaan D3 Kimia pada tahun ajaran 2000/2001. Keempat Program Studi sudah mulai melakukan proses belajar mengajar dibawah koordinasi pengelolaan dekan Fakultas Teknik Unlam dan berkampus di Komplek Unlam di Banjarbaru. Berdasarkan SK Menteri Pendidikan Nasional RI nomor 147/O/2001 pada tanggal 11 September 2001 Fakultas MIPA resmi didirikan sebagai Fakultas ke-10 (sepuluh) di Unlam pada saat itu.

Saat ini (tahun 2016), Fakultas Teknik Unlam sudah memiliki 6 Program Studi S1 dan 1 Program Pasca Sarjana (S2), yaitu:

Program Studi Teknik Sipil (sejak 1 Juli 1966, berkampus di Banjarbaru, saat ini terakreditasi B)
Program Studi Teknik Arsitektur (sejak 22 Oktober 1998, berkampus di Banjarbaru, saat ini terakreditasi B)
Program Studi Teknik Pertambangan (sejak 21 September 2004 -Banjarbaru, saat ini terakreditasi C)
Program Studi Teknik Kimia (sejak 21 September 2004, berkampus di Banjarbaru, saat ini terakreditasi B)
Program Studi Teknik Lingkungan (sejak 23 Agustus 2006, berkampus di Banjarbaru, saat ini terakreditasi B)
Program Studi Teknik Mesin (sejak 19 Oktober 2006, berkampus di Banjarbaru, saat ini terakreditasi C)
Program Studi Teknik Informatika (sejak 17 Oktober 2014, berkampus di Banjarmasin, saat ini terakreditasi C)
Program Studi Magister Teknik Sipil (sejak 28 September 2001, berkampus di Banjarmasin, saat ini terakreditasi C)

 

Selain ke-7 Program Studi di atas, pada tahun beberapa tahun mendatang ini Fakultas Teknik Unlam merencanakan akan mengembangkan program studi baru, yaitu Program Studi Teknik Informatika, Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) dan Program Studi Teknik Industri, yang mana hal tersebut sebagai bentuk peran serta pengembangan keilmuan daerah sehingga Fakultas Teknik Unlam dapat menghasilkan Sumber Daya Manusia yang berkualitas sesuai dengan tuntutan masyarakat dan lebih dikenal di masyarakat baik di daerah regional Kalimantan maupun secara Nasional. Alumni Fakultas Teknik Unlam sudah berjumlah lebih dari 4200 orang yang tersebar di seluruh Indonesia, dari Sumatera sampai dengan Papua, dengan jumlah alumni terbanyak berkarir di Provinsi Kalimantan Selatan.