PROGRAM PROFESI INSINYUR

    Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2015 adalah integrasi ekonomi untuk meningkatkan stabilitas perekonomian di kawasan ASEAN 2020 dan daya saing ASEAN serta dapat menyaingi Tiongkok dan India untuk menarik investasi asing. Modal asing dibutuhkan untuk meningkatkan lapangan pekerjaan dan kesejahteraan warga ASEAN. Menghadapi persaingan yang teramat ketat ini, negara-negara ASEAN harus mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) yang trampil, cerdas, dan kompetitif. Sebagaimana diketahui, Indonesia bukan saja ketinggalan dalam jumlah, namun juga pada pengakuan kualitas insinyur yang menjadi tantangan amat penting pembangunan daya saing menghadapi kesejajaran dengan negara-negara di ASEAN. Untuk itu, kehadiran UU Nomor 11 Tahun 2014 tentang Keinsinyuran merupakan solusi pembangunan keinsinyuran Indonesia sehubungan dengan keberadaannya dalam Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).

    Menurut Undang-undang No. 11 Tahun 2014 tentang Keinsinyuran, Program Profesi Insinyur adalah program pendidikan tinggi setelah Program Sarjana untuk membentuk Kompetensi Keinsinyuran. Penguasaan Kompetensi Keinsinyuran ditandai dengan Sertifikat Kompetensi Insinyur. Insinyur yang memiliki Sertifikat Kompetensi Insinyur akan memiliki Surat Tanda Registrasi Insinyur yang merupakan bukti tertulis yang dikeluarkan oleh Persatuan Insinyur Indonesia (PII) kepada Insinyur yang telah memiliki Sertifikat Kompetensi Insinyur dan diakui secara hukum untuk melakukan praktik keinsinyuran.

    Pada tahun 2016, Universitas Lambung Mangkurat menjadi salah satu dari empat puluh Universitas di Indonesia yang mendapatkan penugasan dari Kementrian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi untuk menyelenggarakan Program Studi Program Profesi Insinyur (PS-PPI) yang pelaksanaannya di mengaju pada Peraturan Mentri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi N0. 35 Tahun 2016. Penugasan ini disambut positif oleh Universitas Lambung Mangkurat  yang selalu mengedepankan pembangunan manusia Indonesia yang unggul, cerdas dan humanis.

    1. TUJUAN

      Tujuan Program Profesi Insinyur

      1. Menyiapkan peserta didik menjadi anggota masyarakat yang memiliki kemampuan akademik dan/atau profesional yang dapat menerapkan dan mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pertambangan.
      2. Mengembangkan dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang Teknik Pertambangan serta mengupayakan pemanfaatannya untuk meningkatkan taraf kehidupan masyarakat.
      3. Menghasilkan lulusan yang berkualitas tinggi, berkompetensi dan relevan dengan dunia kerja sehingga mampu menerapkan dan mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi yang dimilikinya sesuai dengan tingkat pendidikan dan keahlian yang dimilikinya.
    2. KURIKULUM

      Kurikulum Program Profesi Insinyur

      Kurikulum Program Profesi Insinyur mengacu pada Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) level 7. Masa studi Program Profesi Insinyur adalah 2 (dua) semestar dengan Sistem Kredit Semester (SKS) bermuatan 24 sks yang terdiri atas lebih dari 70 % kegiatan di lapangan atau tempat kerja dengan pembimbing magang dan 30% kegiatan tatap muka di kelas dengan dosen pembimbing.

      Para sarjana teknik yang telah mengikuti memiliki kemampuan level 7 KKNI:

      1. Kemampuan merencanakan dan mengelola sumberdaya keteknikan yang berada di bawah tanggung jawabnya, dan mengevaluasi secara komprehensif dengan memanfaatkan IPTEK untuk menghasilkan langkah-langkah teknis untuk pengembangan strategis organisasi bidang kerjanya.
      2. Kemampuan memecahkan masalah ilmu pengetahuan dan teknologi dengan menghasilkan nilai tambah dan manfaat untuk masyarakat, di dalam bidang keinsinyurannya melalui pendekatan monodisiplin dan multidisiplin.
      3. Kemampuan melakukan riset dan mengambil keputusan strategis dengan akuntabilitas dan tanggung jawab penuh atas semua aspek yang berada di bawah tanggung jawab bidang keahliannya.

      Materi perkuliahan program profesi insinyur

      • Kode etik dan etika profesi insinyur (2 sks)
      • Profesionalisme Keinsinyuran (2 sks)
      • Keselamatan, kesehatan, keamanan kerja dan lingkungan (2 sks)
      • Praktek keinsinyuran (12 sks):
      • Studi kasus (4 sks)
      • Pemateri pada seminar, workshop, diskusi (2 sks)
    3. PENGAJAR

      Pengajar Program Profesi Insinyur

      Staf Pengajar Program Profesi Insinyur merupakan praktisi maupun akademisi yang kompeten serta berpengalaman di bidang teknologi

    4. FASILITAS

      Fasilitas Program Profesi Insinyur

      1. Kurikulum yang selalu dievaluasi secara kontinyu
      2. Perpustakaan yang lengkap, nyaman disertai dengan workstation terkoneksi internet
      3. Seminar dan lokakarya praktisi yang kompeten dengan topik-topik aktual
      4. Tempat magang di industri
      5. Ruang kelas ber-AC, dilengkapi dengan WIFI serta fasilitas multimedia
      6. Kerjasama dengan antara institusi dengan stake holders diantaranya Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Pusat, PII Cabang Banjarmasin, instansi pemerintah dan swasta.
    5. BIAYA PENDIDIKAN

      Biaya Program Profesi Insinyur

      Biaya  Rp 6.000.000,00/semester di tempuh dalam waktu pendidikan 1 tahun (2 semester).

    6. PERSYARATAN PESERTA PROGRAM PROFESI INSINYUR

      Persyaratan Peserta Program Profesi Insinyur

      Persyaratan untuk mendaftar PS-PPI adalah

      • Sehat jasmani, rohani, bebas narkotika, psikotropika dan zat adiktif
      • Mendaftar untuk mengikuti pendidikan profesi insinyur
      • Telah lulus pendidikan akademik sarjana bidang teknik atau sarjana terapan bidang teknik
      • Memenuhi semua persyaratan dan ketentuan lain yang ditetapkan oleh perguruan tinggi pelaksana program profesi insinyur

    GELAR YANG DIPEROLEH

    Para peserta program yang telah menyelesaikan pendidikan di PS-PPI akan memperoleh gelar profesi Insinyur yang disingkatdengan “Ir.”

    BERITA DAN KEGIATAN

    AGENDA

    SEMINAR MAHASISWA